KETENTUAN PEMBEKALAN OPERASIONAL BAGI PETUGAS KESEHATAN HAJI KLOTER 1430 H / 2009 M

6 07 2009

1. Ketentuan Umum :

a. Pembekalan operasional pelayanan bagi calon petugas kesehatan haji tahun 2009 M/1430 H adalah WAJIB dan merupakan rangkaian proses perekrutan petugas, sesuai dengan ketentuan PEPMENKES Nomor 511/MENKES/SK/V/2007 tentang Pedoman Perekrutan Petugas Kesehatan Haji Indonesia.

b. Ketentuan perekrutan petugas kesehatan haji Indonesia tersebut disusun dalam rangka memperoleh petugas yang professional, berdedikasi tinggi dan didukung oleh fisik yang prima serta dapat melaksanakan tugas sesuai kebijakan Menteri Kesehatan sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan dan perlindungan kepada jemaah haji.

c. Penilaian terhadap kecakapan calon petugas selama proses pelatihan ditujukan pada aspek profesional, dedikasi dan kesehatan; sebagai dasar pertimbangan penetapan petugas kesehatan haji. Calon petugas yang tidak terbukti kompeten, tidak berdedikasi dan atau tidak memenuhi syarat kesehatan dinyatakan tidak laik tugas dan direkomendasikan untuk dibatalkan penetapannya sebagai petugas kesehatan haji.

d. Panitia Pembekalan mengumumkan ketentuan dan rencana penyelenggaraan pembekalan kepada Dinas kesehatan Propinsi Embarkasi/Debarkasi Haji dan dapat di akses di www.kesehatan haji.info dan www.siskohatkes.net

e. Selama mengikuti pembekalan operasional, peserta diharuskan :

1) Tinggal di asrama yang telah diatur dan ditentukan penempatannya oleh panitia.

2) Menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

3) Memperhatikan waktu untuk menjaga ketertiban dan terjaminnya suasana tenang dan tenteram.

4) Tidak menerima tamu pada jam pembekalan. Peserta hanya dibenarkan menerima tamu di luar jam pembekalan dengan ketentuan tidak mengganggu ketertiban.

5) Mengikuti semua kegiatan pembekalan yang telah ditetapkan oleh panitia dan sesuai dengan waktu setempat.

6) Berada di ruang kelas 15 menit sebelum acara dimulai dengan terlebih dahulu mengisi daftar hadir yang telah disediakan oleh panitia. Peserta yang tidak mengisi daftar hari dalam waktu 20 menit sesi berlangsung dianggap tidak mengikuti sesi.

7) Membawa buku/catatan dan lain-lain yang diperlukan.

8) Tidak meninggalkan ruang pada saat sesi berlangsung kecuali untuk keperluan mendesak dengan terlebih dahulu meminta izin kepada panitia.

9) Memakai pakaian rapi dan sopan dengan ketentuan :

Pria :

· Pakaian batik lengan panjang dan celana gelap pada pembukaan/penutupan dan kegiatan pembelajaran malam hari.

· Kemeja warna putih lengan pendek berdasi dan celana gelap pada waktu mengikuti kegiatan pembelajaran pagi, siang dan sore hari.

· Bersepatu.

Wanita : berpakaian muslimah dengan warna menyesuaikan dan bersepatu.

10) Memakai tanda pengenal sejak penyematan resmi pada saat pembukaan sampai kegiatan berakhir.

f. Peserta diminta untuk dapat memenuhi seluruh penugasan, selama pembekalan.

g. Kelengkapan Pakaian

Peserta membawa kelengkapan pakaian selama pembekalan, dengan ketentuan :

1). Pakaian harian :

(1) Bagi pria :

(a) Baju putih lengan pendek, dasi dan celana gelap untuk sesi pembekalan pagi s/d sore.

(b) Baju batik lengan panjang untuk sesi pembukaan, penutupan dan pembekalan malam hari.

(2) Bagi wanita: Busana muslimah dengan warna menyesuaikan.

2). Pakaian Ihram dengan kelengkapannya.

3). Pakaian olahraga dengan kelengkapannya.

2. Komunikasi dan informasi lebih lanjut dapat dilakukan sebagai berikut:

JADUAL PELAKSANAAN PEMBEKALAN OPERASIONAL PETUGAS KESEHATAN HAJI KLOTER TAHUN 1430 H / 2009 M

Sumber: Departemen Agama RI, tertanggal 12 Juni 2009

No

EMBARKASI

Pelaksanaan

Kontak person

MOP Daerah

Pusat

1

Medan

10 s.d 19 Juli 2009

Suhadi,SKM,MKes (08126048737)

dr. T T Alfarizi (08159666277)

2

Batam

10 s.d 19 Juli 2009

Irmasyah,SSos (08127009103 )

Dr Masdalina Pane, SKM Mkes ( 08153841788)

3

Banjarmasin

10 s.d 19 Juli 2009

Mirhansyah,SKMMkes (081349628723)

Siti Husmiati, SKM M Kes (081380100241)

4

Padang

12 s.d 21 Juli 2009

drJoniIswanto ( 081374722202)

dr. T T Alfarizi (08159666277)

5

Palembang

12 s.d 21 Juli 2009

Badaruddin,SH,SKM (08127842414)

A. Hafiz, SKM M Kes ( 085921372773 )

6

Jakarta Pondok Gede

12 s.d 21 Juli 2009

dr Angliana Dianawati (081210101234)

dr Farina Andayani ( 081585003564)

7

Balikpapan

14 s.d 23 Juli 2009

dr Achlia Setijawati Dahlan,MKes (0811550155)

Siti Husmiati, SKM M Kes (081380100241)

8

Jakarta Bekasi

9 sd 18 Juli 2009

Uus Sukmara, M Epid ( 08122044099 )

dr Ratna Budi Hapsari, MKM ( 08164824148 )

9

Ujung Pandang

16 sd 25 Juli 2009

Muhammadong,SKM Mkes (081343559459)

Eka Muhiriyah,SPd MKM ( 081511737607 )

10

Aceh

17 s.d 26 Juli 2009

Hj. Saidah ST (0811686694)

Dr Masdalina Pane, SKM Mkes ( 08153841788)

11

Solo

17 s.d 26 Juli 2009

dr Imam Trianto, MPH ( 0811296515 )

Dr Sholah Imari, MPH ( 08161840052)

12

Surabaya

18 s.d 27 Juli 2009

Sulistyowati,SKM MPPM (08179605227 )

dr Ratna Budi Hapsari, MKM ( 08164824148 )

3. Kelengkapan Administrasi/Dokumen yang harus dibawa dan diserahkan kepada panitia pada saat melaporkan kedatangan di asrama haji :

a. Untuk pembuatan sertifikat pembekalan:

1). Mengisi biodata (blangko terlampir).

2). Foto berwarna sesuai standar paspor, ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar

b. Untuk pertanggungjawaban keuangan:

1). Surat Tugas yang ditandatangani oleh atasan langsung, sesuai contoh terlampir, rangkap 2.

2). Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) yang sudah ditandatangani pejabat yang berwenang di daerah dan dicap stempel (sesuai contoh terlampir), rangkap 2.

3). Menyertakan bukti pengeluaran untuk biaya transport :

(1) Tiket transportasi dari tempat kedudukan ke terminal bis/stasiun/bandara/pelabuhan pergi pulang.

(2) Tiket transportasi dari terminal bis / stasiun / bandara / pelabuhan ke tempat tujuan pergi pulang.

(3) Tiket pesawat dilampiri boarding pass dan airport tax, tiket kereta, tiket kapal laut, dan tiket bis.

(4) Bukti pembayaran model transportasi lainnya.

4. Hak Peserta :

a. Memperoleh biaya transportasi dari tempat kedudukan ke lokasi pembekalan pulang-pergi, dengan besaran sesuai dengan harga yang tercantum dan tidak melebihi standart

b. Akomodasi selama pembekalan (konsumsi, penginapan).

c. Uang harian 2 hari .

d. Modul Pembekalan.

e. Sertifikat Pembekalan.

5. Kewajiban Peserta :

a. Melengkapi berkas dokumen dan administrasi pembekalan dan menyerahkan ke panitia.

b. Hadir tepat waktu dan mentaati tata tertib penyelenggaraan pembekalan, termasuk mengikuti seluruh sesi pembekalan.

c. Membawa kelengkapan pembekalan berupa: pakaian selama pembekalan dan kelengkapan keperluan pribadi lainnya.

d. Menandatangani surat pernyataan bermeterai.

6. Ketentuan Kelulusan :

a. Kedisiplinan

Kehadiran peserta dalam sesi pelatihan sebanyak 100 %

b. Produktifitas

Menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu selama pelatihan

c. Kompetensi

Verifikasi/komparasi dengan data/keterangan selama mengikuti pelatihan

7. Ketentuan Lain

a. Calon petugas yang tidak hadir pada pembekalan dan atau tidak melengkapi persyaratan, maka dianggap mengundurkan diri

b. Bila ada ketentuan lain yang belum diatur dalam ketentuan ini akan disampaikan kemudian.

Daftar Lampiran :

1. Blangko biodata ( untuk sertifikat )

2. Blangko Surat Tugas

3. Blangko SPPD dan contoh pengisiannya

An. Dirjen PP & PL

Direktur Sepim Kesma

Dr Andi Muhadir, MPH

NIP 140130848

selengkapnya bisa di cek di www.kesehatanhaji.info

untuk format Kelengkapan surat- surat bisa di klik di sini:

Surat Tugas di

http://www.kesehatanhaji.info/images_data/image_554_2.doc

Biodata di

http://www.kesehatanhaji.info/images_data/image_554_3.doc

SPPD klik di

http://www.kesehatanhaji.info/images_data/image_554_4.doc

semoga bermanfaat





Oleh-oleh dari Murnajati

6 07 2009


Minggu tanggal 21 juni kemarin, penulis berkesempatan mengikuti Pelatihan bidang kesehatan bagi Calon Tenaga Kesehatan Haji Indonesia wilayah propinsi Jawa Timur. Berbeda dari tahun sebelumnya, Pelatihan kali ini dilakukan sebelum pelatihan terintegrasi dengan Departemen Agama yang rencananya baru akan dilaksanakan tanggal 18 Juli 2009 ini. Sebenarnya pelatihan kali ini sudah dipersiapkan beberapa hari, namun adanya beberapa kali revisi persyaratan tambahan tetap saja membuat kebanyakan peserta kelabakan. Seperti contohnya persyaratan Foto dengan latar belakang putih sebanyak 30 an lembar yang baru dimuat di revisi pengumuman 2 hari menjelang hari pelatihan sempat membuat beberapa peserta terkejut. Belum lagi ada beberapa peserta yang kurang mengikuti revisi yang diumumkan lewat internet malah tidak tahu jika ada persyaratan lain yang harus di bawa selain SPPD.

Acara Pelatihan dibuka hari minggu itu juga sekitar jam 17.00WIB oleh Kepala Latkesmas serta beberapa pihak terkait. Dilanjutkan dengan Pretest sesuai dengan Profesi masing-masing. Pelatihan kali ini, peserta dibagi dalam kelas-kelas yang terdiri dari beberapa kloter-kloter bayangan yang terdiri dari 3 orang (1 dokter dan 2 perawat). Pembagian ini ternyata sangat bermanfaat untuk lebih mendalami dan meningkatkan kerjasama tim calon TKHI tersebut. Namun sayangnya, usaha saling mengenal dan saling meningkatkan kekompakan tin kecil ini sebatas sampai pelatihan saja, karena kabarnya tim kecil ini (tim Kloter bayangan ini) akan dipecah lagi sehingga sangat mungkin saat keberangkatan nanti Tim ini terdiri dari orang-orang yang belum saling kenal. Padahal dengan persiapan TKHI yang sedemikian singkat menurut hemat penulis mungkin akan lebih baik jika tim ini tetap dipertahankan mulai sejak latihan awal sampai dengan saat bertugas sehingga keefektifan sebagai suatu tim benar-benar terjaga. Kecuali jika ada hal-hal yang mendesak yang memaksa terjadinya perubahan tersebut.

Hari Senin pagi acara diawali dengan Sholat shubuh berjamaah, setelah itu dilanjutkan dengan kultum oleh bapak Samuri. Beliau Menjelaskan sekilas tentang perjalanan Haji. Sebuah penjelasan yang sangat bermanfaat terutama bagi kami yang belum pernah berhaji. Hari Senin dan Kamis tepat pukul 05.30 WIB dilaksanakan kegiatan Senam Kesegaran Jasmani. Sedangkan acara perkuliahan dan pelatihan dilaksanakan mulai pukul 07.30 sampai dengan pukul 21.00 tentunya dengan diselingi jeda untuk ISHOMA.

Materi yang diberikan sangat beragam, mulai dari perundangan tentang Haji, Ta’limatul Hajj dari Arab saudi, Pembinaan dari Depkes Pusat, Materi dari tim Psikologi Unair, pelatihan pelaporan, pelatihan tentang materi sesuai Profesi masing-masing serta pelatihan BHD (Bantuan Hidup Dasar). Sebagai catatan dari berbagai materi tersebut banyak yang sangat bermanfaat tapi ada juga beberapa materi kurang tepat. Dari pemaparan selama pelatihan tersebut kami juga semakin memahami bagaimana tugas yang nantinya harus kami emban, bagaimana liku-liku kesulitan yang mungkin akan kita temui seperti masalah transportasi, Sistem perujukan di Arab saudi, Rasio tenaga kesehatan dengan banyaknya Jamaah yang kurang memadai ( 3 orang tenaga medis harus bisa melayani 450an jamaah dengan pelayanan selama 24 jam selama 35 hari ), dan lain-lain. Kami juga diberi Tips selama dalam tugas, seperti bagaimana menangani jamaah, Bagaimana penetalaksanaan pasien disana yang notabene punya pola resistensi kuman terhadap antibiotik yang berbeda dengan di Indonesia. Tips tentang bagaimana pengelolaan Haid pada jamaah sehingga bisa menjalani ibadah haji dengan sempurna.

Setelah diadakan Postest pada pagi hari, acara Pelatihan tersebut akhirnya ditutup pada Hari Jum’at 26 Juni 2009 sekitar jam 11.30 WIB