Gimana ya ngalahin Israel??

Posted: 14 Januari 2009 in Uncategorized

27 Desember 2008. hari yang tak akan dilupakan oleh warga Gaza, untuk kesekian kalinya Jet-jet tempur Israel membombardir wilayah Gaza. dalam sehari korban mencapai 300 orang meninggal dunia, ribuan terluka.
dan lagi-lagi dunia cuma bisa mengutuk, Resolusi PBB pun tak mampu menghentikan Agresi Israel tersebut.

Huuh, kalau udah begini jangan bicara HAM deh, terlalu berat Ham yang dilanggar. Benar kata orang, Pelanggaran HAM tidak akan berlaku jika yang melakukan pihak yang kuat.
sering saya berfikir kapan ya Israel tuh musnah dari muka bumi?, bukan orangnya tapi Negara Israel nya. memang sih sebagian besar orang yahudi sejak dari awal Islam sudah memusuhi Islam. Bahkan setelah diikat Perjanjian Piagam Madinah pun mereka masih berani berkhianat.

Mungkin sedikit mengambil hikmah kebelakang, saat Tentara Qurays dan Gathafan yang jumlahnya 10.000 an orang berkomplot dengan Kaum Yahudi yang bermukim di dalam kota Madinah berusaha menghabisi kaum muslimin dalam perang Ahzab. Qurays dan Gathafan saat itu merupakan barometer kekuatan di jazirah arab, mungkin kalau boleh diumpamakan sekarang seperti USA lah. Persekutua ini sangat kuat sehingga jika Allah tidak menurunkan pertolongannya berupa Angin Badai yang sangat dingin mungkin agama Islam cuma tinggal kenangan.

Lalu apakah kita cuma bisa berdoa mengharap kehancuran Israel???……

mungkin tidak juga,, sebenarnya dalam perang Ahzab atau perang Khandaq tersebut ada sebuah peristiwa yang juga sangat berperan dalam kegagalan pasukan sekutu tersebut dalam menghancurkan Islam.
Pada suatu malam setelah beberapa hari pasukan sekutu Qurays-Gathafan dan Yahudi mengepung kaum muslimin ada seorang dari bani Gathafan menghadap Rasulullah SAW, ia mengatakan bahwa sesungguhnya dia telah memeluk Islam tapi kaumnya tidak mengetahui keislamannya. ia minta izin rosululloh SAW untuk diperbolehkan memakai segala cara guna menghancurkan persekutuan mereka. Rasul pun memberi izin dan mengatakan bahwa sesungguhnya perang adalah muslihat.
akhirnya orang ini pun mencoba menemui orang yahudi dan menakut-nakuti jangan-jangan tentara Qurays dan Gathafan akan mundur dan meninggalkan mereka sendiri berhadapan dengan kaum muslimin, dia juga menyarankan supaya Qurays dan Gathafan menyerahkan beberapa tokohnya untuk dijadikan jaminan bahwa tentara Qurays-Gathafan tidak akan mundur dari pengepugan itu.
setelah berhasil mempengaruhi kaum yahudi madinah, orang ini kemudian menemui pemuka Qurays dan gathafan, ia mengatakan bahwa Yahudi Madinah mulai tidak percaya pada tentara qurays-Gathafan, dan mereka akan minta sandera dari kalangan pemuka qurays-Gathafan sebagai jaminan. Akhirnya beberapa hari kemudian kaum Yahudi benar-benar minta diserahkan beberapa pemuka tentara koalisi tersebut sebagai jaminan. Rasa saling curigapun timbul diantara mereka. Akhirnya, merekapun ragu untuk meneruskan pengepungan. dan pada suatu malam, Alloh mengabulkan doa kaum muslimin, Angin Badai yang luar biasa dingin berhembus memporakporandakan Kemah dan perbekalan mereka sampai mereka akhirnya pulang ke makkah tanpa hasil.

Nah dari sini saya berfikir. Mungkin sekarang saatnya kita pakai taktik rasulullah SAW tersebut. Kalau musuh terlalu kuat tidak perlu bertempur secara frontal, gunakan strategi jitu. Penyusupan Ideologi, Budaya, Polafikir sehingga kekuatan koalisi bisa diruntuhkan. seperti Khalid bin Walid yang berhasil mengecoh tentara Romawi dalam perang Mu’tah.

wallohu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s