Oleh-oleh dari Murnajati

Posted: 6 Juli 2009 in Kesehatan
Tag:, ,


Minggu tanggal 21 juni kemarin, penulis berkesempatan mengikuti Pelatihan bidang kesehatan bagi Calon Tenaga Kesehatan Haji Indonesia wilayah propinsi Jawa Timur. Berbeda dari tahun sebelumnya, Pelatihan kali ini dilakukan sebelum pelatihan terintegrasi dengan Departemen Agama yang rencananya baru akan dilaksanakan tanggal 18 Juli 2009 ini. Sebenarnya pelatihan kali ini sudah dipersiapkan beberapa hari, namun adanya beberapa kali revisi persyaratan tambahan tetap saja membuat kebanyakan peserta kelabakan. Seperti contohnya persyaratan Foto dengan latar belakang putih sebanyak 30 an lembar yang baru dimuat di revisi pengumuman 2 hari menjelang hari pelatihan sempat membuat beberapa peserta terkejut. Belum lagi ada beberapa peserta yang kurang mengikuti revisi yang diumumkan lewat internet malah tidak tahu jika ada persyaratan lain yang harus di bawa selain SPPD.

Acara Pelatihan dibuka hari minggu itu juga sekitar jam 17.00WIB oleh Kepala Latkesmas serta beberapa pihak terkait. Dilanjutkan dengan Pretest sesuai dengan Profesi masing-masing. Pelatihan kali ini, peserta dibagi dalam kelas-kelas yang terdiri dari beberapa kloter-kloter bayangan yang terdiri dari 3 orang (1 dokter dan 2 perawat). Pembagian ini ternyata sangat bermanfaat untuk lebih mendalami dan meningkatkan kerjasama tim calon TKHI tersebut. Namun sayangnya, usaha saling mengenal dan saling meningkatkan kekompakan tin kecil ini sebatas sampai pelatihan saja, karena kabarnya tim kecil ini (tim Kloter bayangan ini) akan dipecah lagi sehingga sangat mungkin saat keberangkatan nanti Tim ini terdiri dari orang-orang yang belum saling kenal. Padahal dengan persiapan TKHI yang sedemikian singkat menurut hemat penulis mungkin akan lebih baik jika tim ini tetap dipertahankan mulai sejak latihan awal sampai dengan saat bertugas sehingga keefektifan sebagai suatu tim benar-benar terjaga. Kecuali jika ada hal-hal yang mendesak yang memaksa terjadinya perubahan tersebut.

Hari Senin pagi acara diawali dengan Sholat shubuh berjamaah, setelah itu dilanjutkan dengan kultum oleh bapak Samuri. Beliau Menjelaskan sekilas tentang perjalanan Haji. Sebuah penjelasan yang sangat bermanfaat terutama bagi kami yang belum pernah berhaji. Hari Senin dan Kamis tepat pukul 05.30 WIB dilaksanakan kegiatan Senam Kesegaran Jasmani. Sedangkan acara perkuliahan dan pelatihan dilaksanakan mulai pukul 07.30 sampai dengan pukul 21.00 tentunya dengan diselingi jeda untuk ISHOMA.

Materi yang diberikan sangat beragam, mulai dari perundangan tentang Haji, Ta’limatul Hajj dari Arab saudi, Pembinaan dari Depkes Pusat, Materi dari tim Psikologi Unair, pelatihan pelaporan, pelatihan tentang materi sesuai Profesi masing-masing serta pelatihan BHD (Bantuan Hidup Dasar). Sebagai catatan dari berbagai materi tersebut banyak yang sangat bermanfaat tapi ada juga beberapa materi kurang tepat. Dari pemaparan selama pelatihan tersebut kami juga semakin memahami bagaimana tugas yang nantinya harus kami emban, bagaimana liku-liku kesulitan yang mungkin akan kita temui seperti masalah transportasi, Sistem perujukan di Arab saudi, Rasio tenaga kesehatan dengan banyaknya Jamaah yang kurang memadai ( 3 orang tenaga medis harus bisa melayani 450an jamaah dengan pelayanan selama 24 jam selama 35 hari ), dan lain-lain. Kami juga diberi Tips selama dalam tugas, seperti bagaimana menangani jamaah, Bagaimana penetalaksanaan pasien disana yang notabene punya pola resistensi kuman terhadap antibiotik yang berbeda dengan di Indonesia. Tips tentang bagaimana pengelolaan Haid pada jamaah sehingga bisa menjalani ibadah haji dengan sempurna.

Setelah diadakan Postest pada pagi hari, acara Pelatihan tersebut akhirnya ditutup pada Hari Jum’at 26 Juni 2009 sekitar jam 11.30 WIB

Komentar
  1. ayeesha mengatakan:

    ups!…..salah taruh
    salam
    allow si zakky,slm kenal
    met ketemu disukolilo Ins-Allah,klau udah tahu duluan kbr pretest sent me i-mel ok!syukron,matur nuwun,abrigado,tq

  2. abikhonsa mengatakan:

    Assalamu’alaikum
    Sohib sesama muslim, ana juga ikutan pelatihan dimalang. Ana sangat setuju tim kloter dibentuk mulai pelatihan agar pola kerjasama terbentuk jauh-jauh hari sebelum hari H sehingga mungkin hasil kerjanya lebih maksimal. Nasrun minallah wafathun Qorib
    Wass wr wb

  3. azzakky mengatakan:

    Pengumuman… Untuk Pretes TKHI embarkasi Surabaya kata bu sulis akan dilakukan saat di asrama haji sukolilo. jadi nggak jadi on line..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s