Akhir perjalanan sang Buron

Posted: 18 September 2009 in Peristiwa

Kamis 17 September 2009, 27 Ramadhan 1430 H berakhir sudah perburuan terhadap orang yang paling dicari di asia tenggara, Nordin Mohd Top. Entahlah, sebagian ada yang menganggap mungkin inilah hadiah dari Alloh swt untuk umat Islam yang sedang menunggu hari kemenangan. namun bisa saja fihak yang pro tindakan terror ini malah mengklaim sebagai hadiah Alloh buat Nordin sehingga bisa wafat bulan Ramadhan yang sangat mungkin juga bertepatan dengan lailatul qodar. (atau juga malam lailatul Modar bagi Nordin hehe) Masih jelas teringan di benak kita, kata-kata nordin dari balik topengnya yang menyatakan ” Musoh-musoh kami adalah amerika, Inggris, Australia ……”. Hhhhhmmm tapi korban dari bangsa sendiri lebih banyak daripada korban warga negara yang ia nyatakan sebagai negara musuhnya. Terleps dari spekulasi apakah “Duet Maut” dari negara tetangga ini memang bertujuan jihad untuk menegakkan kalimah Alloh atau karena ingin mengacau negeri kita harus kita akua memang benar negara kita masih jauh dari harapan sebagai negara yang “Baldatun Thayyibatun warobbun ghofur”. memang benar negara kita saat ini lebih cocok dianggap sekuler daripada negara agamis. namun masih banyak cara lain yang lebih beradap, lebih terhormat dan lebih sesuai dengan petunjuk Nabi SAW dalam berdakwah maupun dalam berjihad. Kitapun sebagai pribadi bisa mulai berperan dalam perubahan damai itu. Jika tiap dokter punya nyali untuk sekedar ikut “yad’u ila sabili robbi” pada tiap pasien yang berobat kepadanya, jika setiap guru bersedia melaksanakan “Balligh ‘anni walau aayah”, tiap penguasa mau “yughayyir biyadihi”, setiap da’i berani mengatakan yang Haq “walau kaana Murron”serta “Amar Ma’ruf”, jika Aparat penegak hukum mampu melakukan “Nahi Mungkar” dan setiap pribadi muslim mau “Tawaashou bil haq wa tawaashoubis shobr” insyaAllah kita bisa mencapai kejayaan tersebut tanpa menyakiti orang yang tidak bersalah. kita tahu memang perlakuan negara-negara adidaya terhadap dunia Islam jauh dari rasa keadilan, namun bukankah kita diajari tetap berlaku adil walaupun terhadap kaum yang kita musuhi (Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu menjadi orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah! karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” [5:8]) Semoga kita dihindarkan dari segala fitnah, dan semoga agama kita dihindarkan dari orang-orang yang menyesatkan. amin

Komentar
  1. Andri Journal mengatakan:

    Kematian Noordin hanya berarti jika tidak ada bom bunuh diri lagi di Indonesia.

  2. azzakky mengatakan:

    betul. dan Alhamdulillah sampai saat ini belum ada Bom lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s