Keberkahan vs kekayaan (Oleh-oleh Perjalananku 2)

Posted: 24 Desember 2009 in Agama
Tag:, , , ,

17 November 2009 jam 10:39

Sore itu, senin 26 oktober 2009, mulai dari langit surabaya terlihat keindahan bumi pertiwi. Hijau hamparan permadani khatulistiwa menemani awal 10jam penerbangan Surabaya-madinah.
Diatas nias pemandangan semakin nampak cantik. Jajaran kpulauan kecil dikelilingi untaian ombak samudra hindia semakin memanjakan pandangan mata.. Hmmm. Subhanallah.. Indahnya negriku.. 10jam kemudian, mata kami kembali dimanjakan oleh nuansa keindahan . Namun kali ini ganti keindahan lampu kota madinah yang terhampar menyambut kedangan kami. Tepat pukul 20.00 waktu Saudi, pesawat Saudi Airlines yang kami tumpangi mulai mendarat di bumi madinah.

sky n dessert

sky n dessert

Sejenak setelah keluar kabin pesawat hawa hangat malam khas padang pasir menyapa kami. Subhanallah kembali terucap.. Betapa indahnya anugrah Alloh untuk negeri ini.. Allah akbar..
Kusaksikan sebuah negri yang dipenuhi gunung batu namun serasa dipenuhi gunungan emas. Kurasakan keringnya udara namun terasa sejuk di jiwa. Listrik disini tak terbatas tak pernah “oglangan”.
Sempat ku bertanya kenapa negeri segersang ini bisa makmur. Padahal mereka cuma punya minyak bumi saja.

indahnya tanah airku
Terbayang di depan mataku secara rasional harusnya kita bisa lebih makmur dari negeri ini. Kita punya hutan luas yang didalamnya berisi ribuan harta karun, kita punya gunung emas di papua, tembaga dan timah. Batu bara, intan, kekayaan laut yang melimpah, bahkan juga minyak dan gas bumi, tapi mengapa listrik kita sering mati, utang menggunung, masyarakat masih lebih suka menjadi TKI/TKW ke negeri ini daripada mencari rizki dari kandungan ibu pertiwi sendiri.. Allah Akbar..
Lama ku memikirkan.. Jawaban yang kudapat adalah “Keberkahan” lebih berharga dibandingkan dengan “Kekayaan”.. Doa nabi Ibrahim tatkala meninggalkan Ismail di lembah makkah benar-benar diijabah oleh Alloh.
Negri kita memang tidak termasuk yang didoakan nabiyulloh ibrahim, namun saya yakin jika kita tetap menjaga diri dari maksiat dan selalu berpegang pada petunjuk Alloh, insya Alloh keberkahan akan datang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s