Menyembah Allah SWT atau Ka’bah?

Posted: 9 September 2016 in Agama
Tag:, , , , , , , ,

Banyak yang tidak mengerti bahkan menuduh bahwa umat Islam yang katanya tidak menyembah sesuatu selain Allah SWT ternyata mereka menyembah Batu Hitam alias Ka’bah. Sebenarnya orang yang berkomentar seperti ini kalau mereka muslim sangat mungkin pengetahuan mereka baru terbatas, jika mereka berasal dari luar Islam mungkin jika mereka mau mengoreksi atau sedikit berfikir apa yang mereka tuduhkan tidak ada apa-apanya dengan apa yang sehari-hari mereka lakukan. Lantas bagaimana sebenarnya Ka’bah dalam pandangan seorang muslim?

baitul-maqdis

Area Baitul Maqdis/Baitul Muqoddas di Yerusalem Palestina, Kiblat pertama umat Islam

Pada awal kemunculan Islam, kaum muslimin bebas menghadap kemana saja dalam sholat mereka, baik ke timur maupun ke barat.1 Namun Nabi saat sholat lebih suka berada di sisi ka’bah dengan menghadap ke arah baitul Maqdis, sebuah tempat dan kiblat para nabi.

Kemudian ketika kaum muslimin hijrah ke Madinah, mereka masih sholat menghadap baitul Muqoddas/ Baitul Maqdis di yerussalem Palestina.2 Kemudian baru 16 -17 bulan setelah hijrah ke Madinah Allah memerintahkan kaum muslimin menghadap ke ka’bah di makkah saat sholat. Peristiwa ini terjadi saat Nabi SAW sholat di masjid.4

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Ka’bah sendiri merupakan sebuah bangunan pertama didunia yang dibangun atas perintah Allah SWT sebagai tempat beribadah ummat manusia. Sebuah rumah untuk menghambakan diri pada Allah dan sebagai pemersatu arah umat muslim sedunia saat menjalankan sholat.4 Ka’bah dibangun oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail Alaihimassalam setelah mendapat perintah dari Allah SWT, saat itu ka’bah masih berupa tanah tinggi yang berwarna merah.5

tentang tuduhan bahwa kami umat Muslim menyembah ka’bah kiranya jika ditilik dari sejarah dan fakta di atas sangat jelas bahwa hal itu tidak benar, bahkan di zaman Nabi, sahabat nabi, Bilal bin Rabah, seorang maula (bekas budak) diperintahkan oleh Nabi SAW untuk melantunkan adzan di atas Ka’bah saat penaklukan makkah, kalau memang ka’bah adalah sesembahan tidak mungkin ada yang berani berdiri diatasnya.

kabah

Ruang dalam Ka’bah

Jadi Ka’bah adalah kiblat, hanya arah. Bukan disembah. Salah besar jika tuduhan tersebut dialamatkan kepada kita umat Islam.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Jika yang dituduhkan sebagai menyembah batu hitam itu hajar aswad maka pernyataan pernyataan Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu ini bisa sebagai jawaban bahwa Hajar aswad hanyalah batu dan sunnah nabi hanya menciumnya. Umar RA ketika mencium Hajar Aswad yang ada di Ka’bah berucap, “Hajar aswad ini hanyalah batu yang tidak bisa memberikan kebaikan dan keburukan. Aku menciumnya karena melihat Nabi menciumnya.” Jadi tidak ada muslim yang menyembah Ka’bah atau bahkan Hajar Aswad.

semoga bermanfaat.

 

 

Keterangan:

1) Quran Surat Al-baqarah[2]:115

2) Sahabat Al Barra meriwayatkan “Kami Shalat bersama Rasulullah saw, menghadap Baitul Maqdis (di Palestina) selama 16 bulan atau 17 bulan. Kemudian setelah itu, Kiblat dialihkan ke arah Kabah (di Mekah)” (HR Bukhari)

3) Dalam riwayat Al waqidi, perstiwa itu terjadi pada hari Senin pertengahan bulan Rajab di awal bulan ke -17 setelah berkiblat ke Baitul Maqdis.

4) Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk tempat beribadah ummat manusia adalah Baitullah yang di Bakkah (Mekkah) yang diberkahi dan petunjuk bagi semua manusia. (Surah Ali Imran: 96-97)

5) Ath-Thabari, Tharikh Al-Umam wa Al- Muluk, jil 1 Hal 178

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s